Dua maling motor Lombok Tengah (Loteng) penduduk Darmaji dan Beleke menjadikan Lombok Barat (Lobar) sebagai tempat mengais rejeki haram.
Mereka selalu nyuri di sana.
SATRESKRIM Polresta Mataram bersama opsnal Polsek Narmada dan Polsek Lingsar menangkap dua terduga pelaku pencurian motor di wilayah Narmada, Lobar, pada jumat 21-8-26 petang.
Mereka diketahui residivis.
Pelaku berinisal Ad alias bucung, 49 tahun, asli Darmaji Kecamatan Kopang, Loteng, dan Si alias Kepol, 21 rahun, warga Beleke Kecamatan Kopang, Loteng.
Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP I Made Dharma menangkap dua orang garong itu berdasarkan hasil penyelidikan dari laporan korban.
"Korban bernama I Gede Permana, mahasiswa asal Gunung Sari, Lobar," kata dia.
Dua maling itu ditangkap petugas di wilayah Narmada berikut satu unit sepeda motor Honda PCX warna putih yang digunakannya menjalankan aksi.
Dari hasil introgasi petugas, pelaku mencuri motor korban di rumahnya Dusun Tragtag, Batukumbung, Lingsar, Lobar.
Pelaku masuk pekarangan rumah korban lantas menggeretnya keluar. Pelaku langsung menuju desa Lekor, Kecamatan Janapria, Loteng untuk dijual ke salahseorang penadah berinisial AT alias Wim.
Kepada petugas, dua orang garong itu mengaku sering mencuri sepeda motor di Lobar. PaPa
