Cowok Petugas Wifi Kesetrum Listrik. Tapi Dia Nggak Mati

PaPa
By -
0

 

Kadis Damkartan Loteng


Seorang petugas pemasangan Wifi tersengat aliras listrik saat pemasangan jaringan pelanggan. Sampai di RSUD Praya, pria itu masih pingsan.



PETUGAS Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DAMKARTAN) Lombok Tengah (Loteng) itu tergopoh gopoh. Ia "melesat" menuju lokasi sesuai petunjuk masyarakat melalui telpon barusan. 

"Ada insiden kecelakaan kerja. Petugas pemasangan jaringan WIFI kesetrum," ujar Kepala Dinas Damkartan Loteng, Supardan Kenah.


Kejadian kecelakaan kerja itu menimpa seorang petugas pemasangan jaringan internet di Lingkungan Meteng, Kelurahan Prapen, Praya, (16/5) sekitar pukul 15.30.

Petugas tersebut  tersengat aliran listrik saat sedang melakukan pemasangan kabel di wilayah tersebut. Peristiwa itu menghebohkan warga.

Menurut Supardan, korban yang merupakan petugas penyedia layanan internet itu sedang menarik kabel WiFi sebelum akhirnya terpapar aliran listrik dari kabel listrik pingir jalan.

"Korban dievakuasi dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapat pertolongan darurat," kata mantan Kadis Perhubungan Loteng ini.

Nih Supardan nggak pake topi. Pelontos dia


Supardan menghimbau kepada masyarakat untuk berhati hati terhadap listrik, termasuk colokan listrik yang dekat dari jangkauan anak anak.

Listrik, lanjut Supardan, tidak cuma membuat luka bakar di kulit. Namun luka yang tidak kelihatan lebih berbahaya.


Dia menyebut, jantung bisa bikin aritmia atau henti jantung. "Tegangan rendah saja bisa bikin fatal kalau lewat dada," katanya.

Otot dan saraf bisa bikin kejang sementara atau bahkan permanen. Organ dalam, ginjal bisa rusak selain luka dalam.


Tersengat listrik, lanjut Supardan, adalah kondisi ketika tubuh jadi jalur aliran listrik dari sumber listrik ke tanah. Ini sangat bahaya karena bisa nyerang jantung, otot, saraf, dan kulit.

Tegangan 220V listrik di rumah sudah cukup bikin meninggal kalau kena langsung.


Menurutnya, pertolongan Pertama yakni ingat jangan sentuh langsung. Putus aliran listrik dulu, baru tolong korban.

Supardan memberikan tips langkah cepat memberikan pertolongan yakni matikan sumber listrik, cabut colokan, turunkan MCB/meteran. Kalau tidak bisa, pakai benda kering non-konduktor seperti kayu, plastik, karet buat menyingkirkan kabel dari korban.

"Cek kesadaran dan napas korban,  kalau tidak sadar dan tidak napas, langsung lakukan CPR," sebutnya.


Menurutnya, jangan pindahkan korban kecuali bahaya, sebab bisa memperparah cedera tulang belakang.

Jika mengalami kulit terbakar, tutup luka bakar pakai kain bersih atau kasa steril, jangan pakai odol, kecap, pasta gigi.

Langsung bawa ke IGD. "Semua kasus kesetrum harus diperiksa dokter, walau keliatan ringan," katanya.

Fhoto Damkartan Loteng selalu sigap


Seperti disaksikan, kebaradaan DAMKARTAN Loteng ini sangat membantu masyarakat. Apapaun permasalahannya dinas itu selalu hadir. PaPa

Tags:

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default