Sejumlah cewek genit Patner Song (PS) Suranadi kutuk oknum DPR RI Dapil NTB yang sawer duit ama PS Jakarta.
Dewan Dapil NTB diharap pake PS alias LC masyarakat sendiri.
KEKECEWAAN Ladies Companion (LC) wilayah Suranadi, Lombok Barat (Lobar) itu menyusul beredarnya fhoto dan berita oknum DPR RI Dapil NTB diduga sibuk sawer duit kepada para PS atau LC di salahsatu cafe di Jakarta.
Dalam fhoto pada berita yang beredar, oknum dewan berinisal MA itu dikelilingi cewek berbokong semok berdada belepotan di sebuah cafe. Dia nampak sibuk sawer duit.
Terkait hal itu, sejumlah PS atau LC wilayah NTB pun angkat bicara.
Ocha (23) seorang LC yang sering datang di cafe Bunut Ngereng wilayah Suranadi mengaku kecewa dengan oknum dewan tersebut.
"Seharusnya dia datang ke cafe remang-remang wilayah NTB dan sawer LC rakyatnya sendiri pada Dapilnya," ketus Ocha pada Selasa (15/9/26) di cafe Bunut Ngereng.
Ocha mengaku iri jika para oknum dewan hamburkan duit pada LC atau PSK di cafe luar daerah.
"Uang pada oknum dewan itu adalah hak LC maupun PSK seperti kami yang ada di Dapil dia," gerutu Ocha.
Begitupun Yeyen (23) yang juga LC wilayah Suranadi senada dengan Ocha.
"PS rakyat sendiri kok tidak diayomi. Malah mengayomi PS daerah lain," keluh dia.
Yeyen berharap agar para dewan Daerah Pemilihan (Dapil) wilayah NTB hendaknya memajukan ekonomi para PS Dapil NTB juga.
Menurut Yeyen, tamu yang datang ke cafe-cafe remang-remang suranadi kini didominasi anak usia muda yang masih minta uang sama orang tua.
Kalaupun ada dari kalangan dewan, ASN, LSM, kontrakror, atau wartawan, itu sedikit. Mereka mungkin lebih senang ke cafe wilayah Senggigi.
"Mereka pelit kalau sama PS lokal. Beraninya bayar Rp 200 ribu sekali cas," kata dia. PaPa
