Pengunjung Cafe Gde di Suranadi tiba-tiba tawuran. Aparat kepolisian diterjunkan ke situ.
Cafe remang-remang ini menyajikan minuman keras jenis tuak dan cewek cantik dengan selangkangan tembem?.
P A R A cewek pendongkel syahwat yang disediakan Cafe Gde itu kocar-kacir, pada kamis malam (1/10) tepatnya malam jumat.
Para awewe seksi pemuas nafsu lelaki hidung belang di warung remang-remang itu tungganglanggang kabur.
Sejumlah pengunjung di cafe itu gaduh. Mereka saling tantang hingga diduga terjadi pemukulan dan pengeroyokan.
Keributan di Cafe Gde, wilayah Suranadi, Kabupaten Lombok Barat, diduga berawal dari kesalahpahaman yang kemudian memanas hingga terjadi dugaan pengeroyokan.
Menurut informasi, dalam peristiwa pengeroyokan itu diduga ada seorang pria yang mengaku sebagai anggota polisi wilayah Loteng.
"Saya dengar-dengar perselisihan bermula dari kesalahpahaman antara sejumlah orang yang berada di lokasi. Situasi kemudian memanas hingga berujung pada keributan dan dugaan pengeroyokan," ujar Nala, salahsatu pengunjung yang berada di lokasi kejadian.
Korban dan kelompoknya diisukan mendatangi salahsatu Polsek di Loteng untuk mencari oknum polisi dan kelompoknya yang diyakini melakukan penganiayaan untuk meminta pertanggungjawaban.
Korban juga meminta Polsek Narmada segera menindaklanjuti kejadian dan memproses pihak yang diduga terlibat sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Korban dan rekan-rekannya juga meminta pihak berwenang memeriksa aktivitas Cafe Gde.
Mereka mengaku lokasi tersebut beberapa kali dikaitkan dengan keributan dan mempertanyakan aspek perizinan serta tanggung jawab pengelola apabila terjadi persoalan di lokasi.
Gde Sentane, CEO cafe itu mengaku tidak mengetahui persoalan yang terjadi. "Saya tidak tau," katanya ketika ditanya.
Menurut sejumlah witer di sana, Gde Sentane tidak pernah ikut nimbrung jika para tamu minum.
Gde Sentane biasanya sibuk di kasir melayani masalah keuangan hingga menghitung uang penjualan dan pemasukan cafe.
"Bos tidak tau menahu permasalahan jika ada pengunjung mabok dan tawuran. Soalnya dia di ruang kasir," kata salahsatu witer Cafe Gde.
Hingga berita ini dibuat, belum diperoleh keterangan resmi dari Polsek Narmada mengenai kronologi lengkap kejadian, identitas pria yang mengaku sebagai anggota kepolisian, serta langkah hukum yang telah atau akan dilakukan terkait dugaan pengeroyokan tersebut. PaPa
