Orang Asing Melulu Ngasi "Sedekah" Rakyat Loteng

PaPa
By -
0

 

Kehidupan manusia Loteng berangsur "nggak was was" betul.

Hidup nyaman dinikmati dari "sedekah" orang datang pelesir ke daerah ini.



CUAN itu meluncur ke kas daerah.  Di sana, pemerintah menggodok untuk "membeli" kesejahteraan masyarakat.

Pelancong asing yang datang berwisata ke sini adalah  penyumbang utama dalam membuat gemuk kas daerah. Dari kas ini lah, biaya hidup masyarakat terbantu. 


Tengok saja data tahun 2025. Berdasarkan data realisasi APBD 2025 , PAD Loteng tembus Rp 2,90 teriliun atau 102,67 persen. 

Penyumbang PAD terbanyak datang dari sektor pajak pariwisata.  Sekitar 80 persen PAD Loteng datang dari sektor ini. 

"Kalau ada yang nginap lalu bayar Rp1 juta, maka daerah dapat Rp100 ribu," sebut Bupati Loteng, HL Pathul Bahri, pada salahsatu kesempatan di Praya, baru baru ini.


Menurut data, "mesin" pendulang duit terbanyak adalah dari sektor pajak hotel, setelah pajak restoran dan hiburan.

Berkat uang itu, kebutuhan masyarakat Loteng salahsatunya persoalan biaya kesehatan tidak membuat  was was.


Menurut Bupati Pathul, Loteng sudah Universal Health  Coverage (UHC). Bahasa sederhananya, jaminan kesehatan semesta. Artinya, semua orang di daerah ini mendapat akses berobat tanpa yang bersangkutan "bangkrut".


Duit itu, memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh penduduk Loteng. "Kalau sakit cukup berobat pakai KTP. Ini berlaku untuk seluruh leluarga di Loteng," katanya.

Maka, lanjit dia, harus bisa bersinergi dengan pemprov. Karena dengan ke arah itulah pihaknya mampu memberikan yang lebih kepada masyarakat.


Selain itu, fulus juga "berceceran" untuk memberikan asuransi ketenagakerjaan masyarakat Loteng.

Jika ada yang meninggal dunia pada saat bekerja maka yang bersangkutan dapat dana santunan.

Bupati Pathul menyebut, petani ada 13 ribu orang, petani tembakau 3 ribu orang, nelayan 800 orang, RT 5200 orang, Kadus kaling 1900 orang hingga marbot masjid 1600 orang. "Kalau mereka meninggal, dilaporkan lalu mendapat Rp 42 juta," katanya.


Menurutnya, mereka sudah diberi jaminan dan asuransinya dibayarkan Pemda dari pendapatan. PaPa

Tags:

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default