Kepala Dinas PUPR Loteng dituding lalai. Kerusakan jalan di Loteng betul-betul sudah meresahkan.
Kondisi itupun pecah dalam bentuk aksi.
AMMAR SASAMBO, salahsatu Ormas beken NTB bergerombol mendatangi kantor Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Loteng pada Rabu 9/26.
Keresahan masyarakat Loteng mengenai lamban dan buruknya penanganan pembangunan maupun perbaikan ruas jalan Loteng oleh dinas tersebut jadi alasan aksi ormas ini.
"Kami menggelar hearing publik di Dinas PUPR bidang Bina Marga Loteng," ujar Ketua Umum Ammar Sasambo, Miq Karde didampingi Ketua DPC Loteng M. Rizal berikut petinggi Ammar Sasambo lainnya.
Tapi sial, Kadis PUPR tak nongol di situ menemui mereka. Ormas tersebut ditemui beberapa bawahan kadis.
Di sana, Ammar Sasambo meminta pihak PUPR untuk lebih serius menyikapi hal ini. Jangan sampai masyarakat hilang kendali dan berbondong-bondong melakukan aksi brutal.
Menurut Ammar Sasambo, kondisi jalan sudah sangat memprihatinkan di banyak titik ruas.
Di wilayah selatan tepatnya di kecamatan Praya Barat maupun Praya Barat Daya misalnya. "Sangat banyak ruas jalan yang sudah rusak. Dinas PUPR seolah acuh," sebut Miq Karde.
Prihal 15 ruas jalan yang menjadi prioritas Pemkab Loteng pada APBD Perubahan ini, Ammar Sasambo mengaku sanksi untuk bisa selesai tahun ini.
Menurutnya, bagaimana mungkin bisa membangun jalan raya dalam tiga bulan yang waktu efektifnya hanya dua bulan. Sedangkan belum ada kucuran anggaran dari Pemda, apalagi kontraktor belum ada sebagai pemenang tender.
"Pihak PUPR juga tidak bisa memastikannya" aku M Rizal.
Ammar Sasambo juga menyoroti masalah pemeliharaan jalan yang sepertinya tidak diperdulikan oleh pemerintah Loteng.
Menurut M Rizal, ruas jalan dari Mangkung ke Sengkol misalnya. Ruas jalan itu termasuk perawatan, namun bertahun-tahun tidak pernah diperbaiki.
"Jangan sampai masyarakat berkoar2 dengan berbagai cara baru pemerintah turun tangan," ketus dia.
Ammar Sasambo menekankan agar jikalau sejumlah ruas jalan ini bisa dikerjakan sekarang ini, maka Pemda harus jeli melihat kontraktor.
"Kasi kontraktor yang mampu dan berkompeten dalam bidangnya," pungkas dia. PaPa
