Tuan Guru Sange Segera Masuk Kerangkeng

PaPa
By -
0

 

Ini yang namanya Rindhot itu


Tuan Guru doyan ereksi sama santriwati di Ponpes Bungkate itu diharap segera dibui.

GMPRI bakal demo mati-matian jika kiai "ganjen" itu belum diapa-apain aparat.



POLRESTA Loteng diminta segera tangkap bekas pipinan Ponpes TGH AIS, yakni kiai yang diduga "garap" kemaluan sejumlah santriwatinya.

Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Republik Indonesia (GMPRI) NTB menyerukan hal itu, pada Selasa (29/9/26) di Praya. 


Menurut bos GMPRI, Rindhot, kelakuan pelecehan seksual yang sedang viral itu sungguh telah mencederai nama baik pesantren.


Rindhot  meminta Polresta segera tangkap TGH AIS. "Jangan terlalu banyak drama, kami sudah tau kasus ini sudah cukup lama dan diduga telah banyak korbannya,” ujar dia.


Menudut Rindhot, bertambahnya jumlah laporan korban yang kini sampai 16 orang merupakan bukti kuat telah terjadi kekerasan seksual dan upaya pemerkosaan.

Apalagi pengakuan korban telah terjadi oral seks sampai pemaksaan kepada korban untuk menelan sperma sang kiai.


Rindhot khawatir jika proses penyelidikan terlalu lama maka kasus ini akan menguap karena sebelumnya tahun 2023 sudah di adukan namun ada oknum penguasa dan APH yang berusaha menutupi kasus ini.

"Jangan biarkan terlalu lama, naikkan penyidikan dan tangkap pelakunya. Ini sudah meresahkan kita semua," seru Rindhot.


Dia menegaskan bahwa GMPRI akan aksi besar jika dalam minggu ini polisi tidak menangkap terlapor karena dua alat bukti sudah lebih dari cukup. PaPa


Tags:

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default